dari dulu memang udah punya keinginan kalau bikin rumah sendiri, mau punya kamar mandi yang ada bathtub-nya. Kayaknya enak buat refreshing pikiran, berendam lama-lama di dalamnya. Yang penting tata letak bathubnyanya dekat dengan jendela yang punya sinar matahari masuk. Kan enak kalau pagi-pagi sauna-an sendiri sambil liat cahaya matahari masuk,menengkan banget. Di kamar mandi itu juga ada lemari penyimpan yang nyatu sama dindin. Fungsinya buat menyimpan semua alat mandi, underwear, handuk biar bisa ganti-ganti.
Ini ruang untuk berkumpul. Kalau ruang keluarga aku lebih suka yang konsepnya lesehan. Soalnya kalau udah ngumpul enaknya memang rebahan sambil nonton atau ngobrol. Trus ada ayunan bayi juga. Jadi pas anaknya masih bayi, bisa sambil nidurin atau nyuapin makan di ruang ini. Kalau punya budget lebih pengen bikin letak ruangannya di lantai atas, jadi dekat loteng gitu. Kenapa diletakkin di atas, karena ini ruang private, jadi hanya keluarga dekat saja yang punya akses buat naik ke atas.
Ini ruang tamunyaaaa... Aku termasuk tipikal yang gag suka ada banyak sofa di ruang tamu. Lebih suka menerima tamu dalam jumlah yang kecil. Kalau keramean, lebih enak disediain atau digelar karpet buat duduk lesehan bareng-bareng, tanpa harus dempet-dempetan di sofa. Aku juga suka desainnya yang country vintage dengan material kayu dan jendela besar dan panjang, tapi letaknya menjauhi matahari pagi. Biar gag kepanasan banget kalau siang.
Karena cita-citaku pengen berkarier dari rumah, biar bisa lebih fokus menjaga dan mendidik anak, aku lebih memutuskan untuk apa-apa kerjain sendiri. Salah satunya nyuci baju. Untuk urusan laundry, selama ada mesin cuci, berapapun jumlahnya gag masalah. Soalnya gag perlu stand by terus, sambil nunggu pakaian dicuci sama mesin, aku bisa ngerjain pekerjaan lainnya kayak masak, nyapu, bahkan bisa sambil ngenjalanin bisnis lewat online.












0 komentar:
Posting Komentar